Breaking News

Ketemu Bekas Kekasih apa Sudah Siap ?


Berakhirnya jalinan tidak dengan automatis akhiri kepedulian Anda pada bekas kekasih. Kemauan untuk bersahabat dengan bekas pasangan mungkin tersirat dalam pikiran sebab Anda ingin jaga hubungan masih berjalan baik keduanya. 

Namun, tidak kebanyakan orang siap untuk langsung merajut persahabatan kembali sesudah akhiri jalinan. Anda harus dapat mengetahui sinyal pertanda, karena persahabatan yang dipaksakan malah bisa berefek jelek pada ke-2 faksi. 

Anda serta bekas pasangan saling memerlukan waktu untuk memulihkan diri sesudah berakhirnya jalinan. 

Sepanjang periode ini, begitu susah untuk jaga komunikasi masih baik sebab Anda masih diliputi rasa sedih. 

Ini mungkin bukan periode yang pas untuk kembali merajut persahabatan. Tersebut pertanda yang butuh Anda ketahui bila Anda memanglah belum siap untuk kembali bersahabat dengan bekas: 

1. Anda masih diliputi amarah serta perasaan tidak menentu 

Berakhirnya jalinan akan memunculkan emosi negatif serta rasa kehilangan pada ke-2 faksi. Ini ialah hal yang lumrah. 

Mungkin saja, Anda memerlukan waktu beberapa hari, atau bahkan juga beberapa bulan sampai betul-betul sukses move on. 

Jika perasaan itu masih menyelimutinya pikiran Anda, karena itu ini bukan waktu yang pas untuk kembali bersahabat dengan bekas pasangan. 

Masalahnya emosi yang Anda alami bisa merubah jalinan persahabatan serta malah memunculkan pertikaian. 

2. Rasakan bersalah pada bekas pasangan 

Kadang, kemauan untuk bersahabat malah hadir dari bekas pasangan. Anda mungkin tidak mau menolaknya sebab menganggap bersalah, tetapi ini bukan fakta yang pas untuk bersahabat dengan bekas pasangan sesudah putus. 

Jalinan yang selesai memang memunculkan rasa sedih. Tetapi, janganlah putuskan untuk bersahabat dengannya karena hanya rasakan bersalah sudah putuskan jalinan. 

Jika Anda mendekatkan diri padanya pada saat yang salah, dia malah akan makin tergantung pada Anda. 

3. Didasari rasa cemburu 

Mencuplik situs Psychology Today, sekitar 85% orang akui mengecek situs Facebook bekas pasangannya sesudah putus. Walau sebenarnya, tingkah laku ini malah jadikan rasa cemburu makin kronis. 

Tanpa ada sadar, sebagian orang kembali bersahabat dengan bekas pasangan sebab mereka tidak ikhlas lihat bekas pasangannya berbahagia dengan orang. 

Bila ini jadi fakta Anda, coba pikirkan kembali kemauan itu untuk menghindarkan efek jeleknya pada emosi Anda. 

4. Anda rasakan kesepian 

Efek perpisahan dapat terasa sangat, khususnya jika Anda pun berkawan dengan rekan-rekan bekas kekasih Anda atau dekat sama orangtuanya. 

Rasa kehilangan yang Anda alami pada akhirnya memunculkan kesepian yang sangat dalam. Namun, bersahabat dengan bekas sebab fakta ini malah tidak baik untuk Anda. 

Anda kemungkinan rasakan nyaman untuk sesaat, tetapi rasa nyaman itu bisa menjadi ketergantungan hingga makin susah buat Anda untuk move on. 

5. Anda masih mencintainya 

Kasih sayang pada pasangan memang tidak hilang dalam sekejap. Perasaan itu sebetulnya dapat jadi motivasi yang baik untuk bersahabat dengan pasangan jika Anda bijak dalam menyikapinya. 

Sayangnya, ini dapat juga berefek jelek serta menghalangi Anda untuk move on. 

Bukannya rasakan bahagia sebab dapat merajut persahabatan, Anda kemungkinan patah hati waktu bekas kekasih temukan pasangan yang baru. Anda pada akhirnya rasakan rasa sedih yang lebih dalam serta berlarut-larut. 

Terdapat beberapa fakta baik untuk bersahabat kembali dengan bekas pasangan. Contohnya, bekas pasangan Anda dapat jadi rekan yang baik sebab sudah kenal Anda dengan demikian dekat. 

Tetapi, yakinkan Anda sudah mengurus perasaan secara baik sebelum mengontaknya kembali. Jangan pernah kemauan baik Anda untuk merajut persahabatan malah memunculkan rasa sakit yang lebih dalam.

Tidak ada komentar